Pemakaian ruang dan kapasitas tersisa

Jumlahkan volume luar berbagai barang dan bandingkan kapasitas pakai serta sisa.

Jumlahkan volume luar berbagai barang dan bandingkan kapasitas pakai serta sisa.

Estimasi geometri balok. Tidak menghitung pintu, engsel, rel, tiang, penyangga, lengkung, pegangan, perubahan bentuk, ruang tangan dan jalur masuk. Ukur titik tersempit terlebih dahulu. Tidak menilai berat, beban lantai, muatan kendaraan, keamanan susun atau kekuatan rak. Nilai awal contoh yang bisa diedit. Hasil dalam cm dan L. Volume cukup tidak menjamin bentuk muat. Tidak menilai celah, bentuk tak teratur, tata letak atau jalur masuk. Porsi pakai awal100% dapat diedit. Maksimum sepuluh baris; nama tetap di browser.

Barang 1
Barang 2

Perhitungan hanya di browser; input tidak dikirim ke server, analitik atau URL.

Metode

Kapasitas dapat dipakai (L) = Kapasitas total (L) × Persentase dapat dipakai ÷ 100; Volume barang total (L) = Σ(Volume per barang × Jumlah)

Kapasitas tersisa (L) = Kapasitas dapat dipakai (L) − Volume barang total (L); Pemakaian volume luar (%) = Volume barang total (L) ÷ Kapasitas dapat dipakai (L) × 100

Volume cukup tidak menjamin bentuk muat. Tidak menilai celah, bentuk tak teratur, tata letak atau jalur masuk. Porsi pakai awal100% dapat diedit. Maksimum sepuluh baris; nama tetap di browser.

Catatan

Estimasi geometri balok. Tidak menghitung pintu, engsel, rel, tiang, penyangga, lengkung, pegangan, perubahan bentuk, ruang tangan dan jalur masuk. Ukur titik tersempit terlebih dahulu. Tidak menilai berat, beban lantai, muatan kendaraan, keamanan susun atau kekuatan rak. Nilai awal contoh yang bisa diedit. Hasil dalam cm dan L.